30 Desember 2021   12:02 WIB

DILAUNCHING, WABUP INGIN BATIK JATI BLORA DIKENAL LEBIH LUAS

DILAUNCHING, WABUP INGIN BATIK JATI BLORA DIKENAL LEBIH LUAS

DILAUNCHING, WABUP INGIN BATIK JATI BLORA DIKENAL LEBIH LUAS

BLORA- Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, menghadiri acara launching Batik Jati Blora untuk Nusantara di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Senin (27/12/2021).

 

Batik Blora yang di-launching ini, merupakan sebuah karya terbaik dari hasil proses lomba desain batik dan iket Samin yang telah diselenggarakan Bappeda dan Dekranasda Kabupaten Blora

Launching ditandai dengan menempatkan cap tembaga pada layar led yang ditahan beberapa saat oleh Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, Ketua Dekranasda Blora Ainia Shalichah dan Sekda Blora Komang Gede Irawadi.

 

Wabup berkeinginan agar Batik Jati dari Kabupaten Blora tersebut nantinya bisa dikenal luasoleh daerah-daerah lain. 

 

“Bahwa sudah saatnya kita mengenalkan, ini loh Blora dengan batik Jati,” ucapnya.

Wabup juga berharap, launching tersebut nantinya juga dapat bermanfaat dan berdampak positif bagi para pelaku UMKM di Blora. Sekaligus untuk mengembangkan batik yang ada di Kabupaten Blora.

 

“Semoga dengan launching batik jati Blora untuk Nusantara, bisa bermanfaat untuk kita semua, bermanfaat untuk teman-teman UMKM, bermanfaat untuk Kabupaten Blora” terangnya

Dijelaskan Wabup bahwa batik bukan hanya sekedar batik tidak sekadar kain yang ditulis dengan menggunakan malem atau jahitan lilin. Melainkan batik memiliki nilai dan filosofi tersendiri.

 

Seperti halnya Jati yang identik dengan potensi yang dimiliki Blora.

 

“Batik mempunyai filosofi yang sangat erat dengan budaya dan kearifan lokal untuk masyarakat Blora. Batik adalah kebanggaan bangsa Indonesia. Sebuah identitas yang telah diwarisi sejak ratusan tahu” ucapnya

 

Wabup mengapresiasi adanya lomba desain motif batik dan launchig Batik Jati Blora. 

 

Menurutnya hal tersebut merupakan wujud inovasi dalam mengembangkan berbagai motif batik Blora.

 

Dikatakan Tri Yuli, bahwa dengan beragamnya motif batik yang dimiliki Blora ini, perlu diimbangi dengan kualitas dan promosi yang gencar.

 

“Keragaman batik Blora harus diimbangi dengan kualitas serta upaya untuk mengekspose serta mempromosikan melalui berbagai media agar lebih dikenal dan mempunyai daya saing di daerah lain” ucapnya

 

Salah satu upaya untuk mengenalkan batik Kabupaten Blora, adalah para ASN di Pemkab Blora yang menjadikan pakaian Batik Blora sebagai seragam dinas pada hari-hari tertentu. 

 

“InshaAllah, kami dari OPD dan Dinas setiap Selasa, Kamis, Jumat, selalu memakai batik Kabupaten Blora, dan untuk setiap kegiatan yang ada di luar Kabupaten Blora, secara pribadi, kami selalu memakai batik khas Blora, semua batik hasil karya UMKM yang ada di Kabupaten Blora,” kata Wabup

 

Kegiatan launching Batik Jati diawali dengan laporan Kepala Bappeda Blora Heni Indriyanti dengan dihadiri Ketua Dekranasda Blora Ainia Shalichah, Kepala OPD, perwakilan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta dan komunitas perajin batik Blora.

 

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Blora Ainia Shalichah menggarisbawahi beberapa poin penting terkait pengembangan batik di Kabupaten Blora.

 

“Dibutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari promosi, sosialisasi, peningkatan kapasitas perajin, diversifikasi produk serta desain motif batik Blora sehingga mampu bersaing dengan daerah lain”ucapnya

 

Sebagai informasi, dalam acara terasebut juga dilaksanakan talk show bersama praktisi dan pakar dari Balai Besar Kerajinan dan Batik terkait upaya untuk meningkatkan kualitas produk batik Blora.

 

Selain itu, juga ditampilkan batik show dari batik jati Blora, filosofi dari Batik Jati Lestari yang memiliki ragam corak terdiri dari motif barongan, motif daun jati dan motif parang. Selanjutnya secara bergiliran ditampilkan karya batik dari sejumlah juara serta karya lainnya dari perajin batik Blora serta ditampilkan seni tari kreasi batik dari sanggar seni Dwija Laras sebagai pembuka acara.

 

Pada kesempatan itu juga diserahkan piala kepada para pemenang lomba. Kemuidan juga terdapat pameran produk batik pada sejumlah stand.

 

Untuk diketahui, berdasarkan hasil penilaian dan penentuan pemenang lomba desain batik dan iket samin Kabupaten Blora 2021 pada tanggal 16 November 2021. Pemenang iket samin, Juara I Vinda Dwi Hanifah (Iket Samin Jati Pengarep), Juara II M. Rudianto (Jati Lintang Gumilang).

 

Kemudian pemenang lomba desain batik, kategori motif batik bertema daun jati Blora (desain wajib), Juara I Rahajeng Nuri (Batik Jati Lestari), Juara III Khoirunisa Maulina (Batik Tunggak Jati). Sedangkan juara harapan secara berurutan yaitu Anung Widi Setyawan (Batik Daun Jati), Indah Sri Mulyani (Batik Jati Mulya), Badrianto (Batik Blora Mustika), Hesti Satriani Hasta Nagari (Batik Jati Jinawi).

 

Berikutnya untuk pemenang lomba desain batik kategori kearifan lokal (desain pilihan) adalah, Juara I Joko Purnomo (Batik Jati Metamorfose) dan Juara II Agus Sri Hanto (Batik Sesarengan mBangun Blora). (MC Kab. Blora/Tim Liputan Prokompim)


Info